Senin, 28 Juli 2014

sterotip

Diposting oleh evelyn raflesia di 23.42 0 komentar
setelah lama meninggalkan blog
hanya mau berceloteh sedikit...

ini bukan puisi,atau hymne
atau mungkin elegi

saya orang yang tak suka politik
bukan berarti otak saya dangkal
saya muak dengan stereotip
atau dengan orang orang berotak dangkal
bukankan manusia terlahir dengan kebebasan hakiki?
mereka bisa berbuat sesuka mereka
selama itu tidak merugikan orang lain
jika bicara akhlak,
saya memilih untuk diam
karena itu urusan mereka dengan Tuhannya
mungkin untuk kalian para kritikus akhlak,
lihatlah dahulu perangai kalian

call it love

Diposting oleh evelyn raflesia di 23.35 0 komentar

"Kalau sayang, tak mungkin bosan" begitu katanya.
Ini pernyataan yang sangat indah didengar, akan tetapi sangat keliru. Semua pasangan, kelamaan PASTI mengalami kebosanan. PASTI. Namun, bedanya, ada yang dewasa berkomitmen dan ada yang tidak.
Kalian merasa bosan BUKAN karena tak sayang lagi, tetapi karena kalian SEMAKIN BAIK bekerja sama.
Akibatnya, drama semakin sedikit.
Jadi, kisah hubungan kalian yang tadinya ibarat film drama,action bahkan drama musikal berubah menjadi film dokumenter dan ilmu pengetahuan.
Cerita hubungan kalian berubah dari arung jeram seru di air yang dangkal, menjadi hubungan berlayar di laut dalam yang tenang.
Berlayar di laut dalam yang tenang memang membosankan. Akan tetapi, tak ada orang yang pergi jauh memakai arung jeram,bukan?
so,think again

it's just feeling,guys.

Diposting oleh evelyn raflesia di 23.31 0 komentar
satu..
untuk seorang teman
apakah kamu bangun pagi ini dengan pipi memerah? bekas kecupan dia yang tercinta di mimpi tadi?  
ataukah kamu terbangun dengan mata sembab? bekas tangisan untuk keadaan semalam?  
untukmu, temanku yang sedang jatuh cinta.  
aku berdoa. aku senang melihatmu bahagia.
walaupun belum seberapa, ya?  
karena awalnya aku tidak mengira, dan ternyata, benar adanya. :)
terima kasih sudah membagi bahagiamu.
cinta bukan melowdrama,teman
 

life story Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos