Rabu, 09 Januari 2013
my prince ♥
heyhoooo.....
ahoy brogger, manusia-manusia budiman pengikut jalan kebenaran.
apa kabar?
pastinya makin pis lof en gaul dech... eeeuuuummmm
Okeee, kembali lagi bersama saya evelynkeren setelah sekian lama kita dipisahkan oleh ruang dan waktuuu..
Sebelumnya aku minta maaf karena aku sudah lamaaaaaa sekali ngga membiarkan jemariku menari (meminjam istilah bambang pamungkas) di pelataran keyboard.
Alesannya sih sebenernya klasik, Males. Namun, aku mencoba untuk menghaluskan bahasanya supaya tidak terlihat terlalu menyebalkan. Jadi alasan aku udah lama ngga ngeblog adalah,
sibuk !
ane mau bahas my prince.
pertama gak tau ya kenapa bisa dekat sama dia
semua berjalan apa adanya,tapi dekat dia tuh dag dig dug serrr
WOW !!
aku tak mudah untuk mencintai,aku tak mudah mengaku ku cinta,aku tak mudah mengatakan aku jatuh cintaaa~~
tapi lagi lagi gak bisa men gak bisa,harus diakui aku suka dia~
Oke, diluar sekarang lagi ujan.
Trus?
Katanya ujan bisa meresonansikan pikiran kita kembali ke masa lalu.
Trus?
Trus?
AKU MAU CERITAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA!!!!!!!!!!!
Trus?
okay, forget this effin 'trus?' application!
sudahhhlaahh sudah cukup banyak basa basi ini
ngomong ngomong soal prince...
dari dulu aku suka lee min ho
you know lah !!!!!
tapi seiring berjalannya waktu,dan seiring demi tugas mulia menuntaskan kejombloan ini...
tuntaslah sudah aku akhirnya tidak lagi menyukai min hoo !!!
kalian percaya ???
sebaiknya tidak karna itu hanya basa basi doang sih -__-
betah ya liatin blog aku terus *tersipu malu
oiya,di sekolah aku.. teman2 pada bilang seorang adek kelas, yang menurut aku mukanya relatif standar dengan sebutan "PRINCE" apaaan cobaaaaaaaaaaaaa?????
apa dunia ini bodoh,ataukah mata mereka semua yang katarak
atau apakah aku yang tidak bisa lagi membedakan mana cowok ganteng dan jelek
apakah nenek moyang jomblo terdahulu juga mengalami hal seperti aku ?????
eeeiiitttttssssss
tapi itu dulu sekarang engga lagi dong *tenet tenet tenet tenet tenet tenenonet...
pada akhirnya inilah kehidupan yang kujalani dengan KING ku~~~
waahahahaa gak penting ya ????
gak usah dibaca mangkanya !!!!!
kan aku gak maksaaaa :p
selamat siang blogger !!
menipis wk
Kata abangku, ku itu orangnya pelit sama diri sendiri.
Dan aku pun memang sepertinya ngga bisa mengelak dengan julukan tersebut. Tapi aku lebih suka menyebutnya dengan kata-kata yang lebih halus:
Menahan Diri.
Tapi menurut ku anggapan itu ngga sepenuhnya benar,(labil) gue cuman bersikap kaya gitu kalo lagi didepan abang,ma pa ku doang. Secara, dia udah kerja, punya penghasilan. Jadi kalo misalnya aku lagi laper atau pengen sesuatu, aku lebih memilih untuk -berusaha- meminta uang dari abang ku dulu, kalo ngga dikasih, baru dengan berat hati make duit ku buat ngebeli sesuatu itu.
Biasanya kalo ku kelola uang sendiri juga sangat cepet abisnya. Anehnya aku ngga pernah tau tuh duit kepake buat beli apaan.
Pernah sekali waktu, aku berusaha untuk membuat catatan pengeluaran kas persis seperti yang pernah diajarin di ekonomi sama mama. Sok-sokan bikin kolom keterangan, debit, kredit, saldo antah berantah lah. aku kira dengan catatan pengeluaran kas ini semua problem keuangan ku bisa terselesaikan secara transparan, dan hidup ku bisa berjalan dengan semestinya.
Nyatanya, lagi-lagi realita memang beda banget sama dengan apa yang kita impikan. Baru aja 2 hari aku nyatet pengeluaran ku, hasilnya tetep aja banyak duit ku yang hilang seketika dan aku menulisnya di catetan sebagai, pengeluaran tak terduga. Akhirnya, aku males nulis lagi dan kehidupan aku tetap berjalan seperti biasa.
Kalo di pelem Shopaholic sih, ada sebuah kata yang cukup membuat ludah ku ketelen dengan sendirinya, yaitu: Which one is neccesary?
aku sering banget kalap dan ngga tau yang mana yang namanya kebutuhan. Apalagi kalo lagi megang banyak duit. Udah deh, aku langsung berpegangan pada ajaran dunia yang lagi ngetren saat ini: You Only Live Once, Dude.
Tapi giliran duit udah tipis, yaudah prinsip ajaran langsung berubah dengan sendirinya: Kasihanilah HambaMu ini, ya Tuhan.
Jadi mulai sekarang aku berjanji untuk lebih memikirkan which one is neccesary dari pada you only live once, soalnya tantangan kedepan dan godaan semakin keras menerjang kantong-kantong penuh berisi uang.
Trus buat apa kira-kira aku nulis ini? Apa untungnya buat pembaca?
Sekarang aku tanya balik, Trus buat apa kira-kira kalian baca tulisan ini? Apa untungnya buat kalian?
Yah kiranya yang membaca tulisan ini dapat bersama-sama, bahu-membahu memegang sebuah komitmen bersama untuk lebih memperhatikan keuangan pribadi dengan memegang prinsip: You Only Live Once, Dude.
If you know what i mean
Salam Hemat,
elyn Yang Lagi Kekurangan Duit. wkwkwkkw
Dan aku pun memang sepertinya ngga bisa mengelak dengan julukan tersebut. Tapi aku lebih suka menyebutnya dengan kata-kata yang lebih halus:
Menahan Diri.
Tapi menurut ku anggapan itu ngga sepenuhnya benar,(labil) gue cuman bersikap kaya gitu kalo lagi didepan abang,ma pa ku doang. Secara, dia udah kerja, punya penghasilan. Jadi kalo misalnya aku lagi laper atau pengen sesuatu, aku lebih memilih untuk -berusaha- meminta uang dari abang ku dulu, kalo ngga dikasih, baru dengan berat hati make duit ku buat ngebeli sesuatu itu.
Biasanya kalo ku kelola uang sendiri juga sangat cepet abisnya. Anehnya aku ngga pernah tau tuh duit kepake buat beli apaan.
Pernah sekali waktu, aku berusaha untuk membuat catatan pengeluaran kas persis seperti yang pernah diajarin di ekonomi sama mama. Sok-sokan bikin kolom keterangan, debit, kredit, saldo antah berantah lah. aku kira dengan catatan pengeluaran kas ini semua problem keuangan ku bisa terselesaikan secara transparan, dan hidup ku bisa berjalan dengan semestinya.
Nyatanya, lagi-lagi realita memang beda banget sama dengan apa yang kita impikan. Baru aja 2 hari aku nyatet pengeluaran ku, hasilnya tetep aja banyak duit ku yang hilang seketika dan aku menulisnya di catetan sebagai, pengeluaran tak terduga. Akhirnya, aku males nulis lagi dan kehidupan aku tetap berjalan seperti biasa.
Kalo di pelem Shopaholic sih, ada sebuah kata yang cukup membuat ludah ku ketelen dengan sendirinya, yaitu: Which one is neccesary?
aku sering banget kalap dan ngga tau yang mana yang namanya kebutuhan. Apalagi kalo lagi megang banyak duit. Udah deh, aku langsung berpegangan pada ajaran dunia yang lagi ngetren saat ini: You Only Live Once, Dude.
Tapi giliran duit udah tipis, yaudah prinsip ajaran langsung berubah dengan sendirinya: Kasihanilah HambaMu ini, ya Tuhan.
Jadi mulai sekarang aku berjanji untuk lebih memikirkan which one is neccesary dari pada you only live once, soalnya tantangan kedepan dan godaan semakin keras menerjang kantong-kantong penuh berisi uang.
Trus buat apa kira-kira aku nulis ini? Apa untungnya buat pembaca?
Sekarang aku tanya balik, Trus buat apa kira-kira kalian baca tulisan ini? Apa untungnya buat kalian?
Yah kiranya yang membaca tulisan ini dapat bersama-sama, bahu-membahu memegang sebuah komitmen bersama untuk lebih memperhatikan keuangan pribadi dengan memegang prinsip: You Only Live Once, Dude.
If you know what i mean
Salam Hemat,
elyn Yang Lagi Kekurangan Duit. wkwkwkkw
Langganan:
Postingan (Atom)